Oleh: karya192 | 23 Maret 2011

BAB I. PENGERTIAN UUMS.

1. PENGERTIAN UU SECARA UNIVERSAL.

Kata “Undang-Undang (UU)” selalu berkumandang dalam lapisan masyarakat luas, hal itu bukan rahasia unum lagi. Selain kata UU kita juga mengenal kata “Hukum”. Namun UU dan Hukum memiliki pengertian yang berbeda. Hukum adalah ketentuan-ketentuan atau peraturanm-peraturan, sedangkan UU adalah tatanan dari Hukum itu sendiri. UU adalah tata tertib Hukum dan Hukum tersebut merupakan bagian dari UU.
Setiap bangsa pasti memiliki UU guna menertibkan Hukum yang berlaku dalam bangsa itu. Jadi, UU adalah tatatertib Hukum yang dibuat oleh suatu bangsa yang didalamnya termuat aturan-aturan tertentu demi kedisiplinan hukum yang berlaku dalam bangsa itu sendiri. Sebagai contoh, di negara kita Indonesia, oleh para wakil rakyat membuat suatu UU yang disebut UUD’45 yang berfungsi sebagai tatatertib berbagai Hukum yang berlaku di negri kita tercinta ini. UUD’45 merupakan tolok ukur bagi Hukum yang berlaku di Indonesia. Tanpa UUD’45 maka Hukum yang berlaku di Indonesia akan selalu simpang siur dan sangat sulit untuk menentukan arah langkah Hukum itu sendiri saat roda pemerintahan dijalankan dalam segala bidang. Dengan kata lain, UU dapat diumpamakan sebagai supervisor (pengontrol) terhadap Hukum.
Dengan demikian peranan UU sangat penting sekali dalam sebuah bangsa guna menegakkan supremasi Hukum. Oleh karena itu jika ingin belajar tentang Hukum maka pelajarilah terlebih dahulu UU yang telah dibuat dan ditetapkan. Juga apabila menjalankan Hukum, janganlah menyimpang dari UU yang telah ditetapkan yaitu UU yang menjadi dasar bagi Hukum yang berlaku.

1.1. Safat UU.
Sifat UU adalah mutlak namun masih dapat ditolerir dengan berbagai kebijaksanaan. Jika ada hal-hal yang dianggap perlu ditolerir pada saat menjalankan Hukum, maka para wakil rakyat dapat membuat kebijakan tanpa merusak citra UU. Pengertian umum terhadap sifat UU yang mutlak adalah pemberlakuan UU secara universal terhadap setiap komponen bangsa.

1.2. Konsekwensi UU.
Konsekwensi UU meliputi segala bentuk yang berlaku. Konsekwensi UU sangat penting sekali didalam menegakkan supremasi Hukum guna menghindari kemungkinan adanya rekayasa terhadap Hukum oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga terciptalah bangsa yang adil dan berkeberadaban tinggi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: