Oleh: karya192 | 23 Maret 2011

lanjutan Pendahuluan.

Dari pengalaman Debbie ini kita dapat melihat begitu pentingnya arti hidup dan keselamatan jiwa bagi manusia. Namun sangat disayangkan sekali, dari berbagai syariat-syariat agama itu tak satupun dapat memberikan jaminan yang pasti bagi manusia. Kapan dan dimanakah manusia bisa mendapatkannya? Adakah jaminan pasti atas keselamatan itu? Jika memang ada, bagaimanakah cara memperolehnya?
Begitu penting arti keselamatan itu sehingga mendorong manusia berusaha dengan berbagai cara agar memperolehnya. Semua itu terjadi dikarenakan kesadaran manusia yang mengakui betapa pentingnya jalan yang pasti untuk sampai ke sorga yang baka. Penyebab lain adalah kesadaran manusia akan diri sendiri sebagai manusia yang penuh dosa sehingga membuatnya berpikir, untuk sampai ke sorga tidak semudah membalikkan telapak tangan. Manusia sadar akan dirinya bahwa ia adalah debu tanah yang sangat membutuhkan pertolongan.
Sebagai insan yang sama, dahulu kami juga pernah mengalamii keadaan yang tidak berbeda dengan sesama manusia lainnya, yaitu sadar akan diri sendiri sebagai manusia yang penuh dosa dan membutuhkan pertolongan. Dengan mengandalkan kekuatan sendiri berusaha mendapatkan keselamatan yang sifatnya pasti, namun yang ada hanyalah kesia-siaan belaka. Tetapi syukur kepada Allah, oleh karena kasih dan kemurahannya serta didorong oleh keinginan-keinginan yang murni, akhirnya kami telah memperoleh keselamatan pasti itu melalui FirmanNya : “Dan keselamatan tidak ada didalam siapapun juga selain didalam Dia, sebab dibawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Kisah Para Rasul 4:12).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: