Oleh: karya192 | 24 Maret 2011

BAB II.

MANUSIA DIMATA ALLAH DAN TURUNNYA UUMS.

1. PENCIPTAAN MANUSIA.

Didalam kitab Kejadian 1:26.27, Firman Tuhan mencatat bahwa manusia
diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Pada hari-hari penciptaan, kata
kerja Bara dipergunakan hanya enam kali. Satu kali untuk menyatakan per-mulaan dari segala sesuatu (Kejadian 1:1), satu kali untuk merangkumi pe-kerjaan Allah (Kejadian 2:3), satu kali untuk menceriterakan permulaan hi -dup hewan (Kejadian 1:21), ketiga sisanya berkisar pada penciptaan manu-sia menurut gambar Allah.
Kata “gambar” dipakai dalam penciptaan disebut Tselem, sedangkan kata “rupa” yang dipakai dalam penciptaan manusia, dalam bahasa Ibrani disebut Demuth. Menurut ajaran Skolastik : “Rpa, (dalam bahasa Latin disebut : Smilitudo) Allah, adalah karunia supra alami yang diberikan Allah
kepada manusia sewaktu manusia itu diciptakan. Maksudnya adalah kebe-naran asli (justitia originalis) dan penentuan diri sendiri dihadapan Allah”.
Dipihak lain, “Gambar (imago)” terdiri dari apa yang telah tertanam pada manusia menurut kodratnya yaitu kehendak bebas dan akal budi. Jadi Allah menciptakan manusia :
a. Menurut gambarnNya sendiri (Kejadian 1:26)
b. Menurut rupaNya sendiri (Kejadian 1;26; Yakobus 3:9)
c. Berpengetahuan (kolose 3:10)
d. Jujur (Pengkhotbah 7:29)
e. Amat baik (Kejadian 1:31)
f. Ditempatkan di taman Eden (Kejadia 2:15)
g. Memiliki ingatan (Kejadian 41:9)
h. Memiliki kehendak (IKorintus 9:17; I Petrus 1:21)
i. Memiliki pengertian (Efesus 1:18; 4:18)
j. Memiliki suara hati nurani (Roma 2:15; I Timotius 4:2)
k. Memiliki pikiran (i Tawarikh 29:3; Kolose 3:2)
l. Memiliki hati (roh) (Amsal 18:15; I Korintus 2:11)
m. Dijadikan secara dahsyat (Mazmur 139:14)
n. Dijadikan secara ajaib (Mazmur 139:14)
o. Dihidupkan dengan nafas Allah sendiri (Kejadian 2:7; 7:22)
p. Diberi hikmat dengan ilham Yang Mahakuasa (Ayub 32:8.9)
q. Lebih indah dari segala makhluk (Matius 6″26; 10:31)
r. Lebih berakal budi dari segala makhluk (Ayub 35:11)
s. Diberi kuasa atas segala makhluk (Kejdian 1:28).

2. MAKSUD ALLAH MENCIPTAKAN MANUSIA.

Manusia sering bertanya-tanya tentang maksud Allah menciptakan ma-nusia dan tidak sedikit dari antaranya yang menyalahkan Allah guna menu-tupi ketidaktahuannya tentang maksud Allah menciptakan manusia. Semua itu hanya upaya manusia menutupi segala dosa dan pelanggaran-pelang -garannya dengan berkata : Mengapa Allah menciptakan manusia? Bukankah
Allah tahu bahwa nantinya manusia akan jatuh kedalam dosa? Dalan pang-dangan manusia Allah sengaja membuiat masalah. Benarkah demikian?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: