Oleh: karya192 | 27 Maret 2011

lanjutan bab II.

5. MENGOSONGKAN DIRI.

Mengosongkan diri memiliki pengertian yang begitu dalam. Yesus mela-kukannya didasari oleh cintanya yang amat dalam kepada manusia. Firman Tuhan dalam Filiki 2:6.7 ” Yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus diperta-
hankan, melainkan telah mengosongkan diriNya sendiri, dan mengambil rupa
seorang hanba, dan menjadi sama dengan manusia “.
Kata “mengosongkan diri” memiliki pengertian :
1). Mengesampingkan penggunaan hakNya ;
2). Mengesampingkan jabatan IlahiNya ;
3). Mengesampingkan kedudukanNya ;
4). Mengesampingkan kemuliaanNya, dll.
Dengan kasihnNya yang amt dalam Ia mau dihina, ditindas, dibambuk, disalib dan berbagai penderitaan yang lain bahkan sampai mati di kayu salib
semuanya karena kasih, yaitu kasihNya kepada manusia. Hal ini bukan seke
dar sukarela; kalau suka dilakukan, kalau tidak suka orang lain tidak rugi.
Namun apa yang dilakukan oleh Yesus adalah bentuk kerelaan yang harus Ia lakukan sebab cinta. Yesus mengesampingkan semuanya tetapi ada satu
hal yang tidak ditanggalkanNya yaitu kekudusan. Adakah bukti historis yang mengatakan Yesus berdosa? Kita tidak akan pernah menemukan fakta
yang mengatakan bahwa Yesus berdosa, sebab Ia datang untuk mengu -duskan kehidupan setia manusia yang telah kotor karena dosa. Dengan kekudusan Ia rela dipakukan dikayu salib untuk membasuh manusia dengan darahNya, sebagaimana Tuhan Yesus sendiri katakan : “Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku” (Yohanes 13:8). Demikianlah Yesus mengosongkan diri untuk membawa manusia-ma
nusia yang berdosa kedalam hadirat Allah dan memperoleh bagian hidup yang kekal di kerajaan sorga.

6. UUMS DIKHUSUSKAN UNTUK MANUSIA.

Setiap orang yang berbicara tentang keselamatan, tentu dibenaknya akan tergambar manusia yang sedang terikat dan yang tidak mampu membebaskan diri maupun sesamanya. Alam pikir orang itu akan memba-wanya kepada suatu kekuatan besar yang penuh dengan kuasa dan yang tidak akan dapat dilakukan oleh manusia. Kekuatan itu tiada lain dari keku
atan Allah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: