Oleh: karya192 | 29 Maret 2011

BAB III.

UUMS ADALAH ANUGERAH ALLAH.

1. DAMBAAN SETIAP INSAN.

Setiap orang (tanpa terkecuali) pasti mendambakan kebahagiaan, kese-jahteraan dan kedamaian. Damai sejahtera adalah berkat rohani yang sa-ngat dibutuhkan oleh setiap manusia. Kekayaan dan kemuliaan dunia ada-lah sia-sia belaka. Mungkin saja manusia dapat bahwa ia akan bermasa bo
doh dengan hal-hal diatas. Akan tetapi manusia yang sehat berpikir pasti tidak ingin membohongi dirinya sendiri. Dengan jujur ia akan mengakui bah
wa sesungguhnya ia sangat membutuhkan kebahagiaan, kesejahteraan dan kedamaian itu.
Kalau kita melihat kenyataan hidup manusia, apakah yang sedang terja
di sesungguhnya? Yang sedang terjadi adalah kemunafikan yang semakin hari semakin bertambah-tambah dalam hidup manusia. Sebagai contoh, para artis dan bintang film yang hanya tertawa dan menyanyi disaat mere
ka beraksi, tetapi setelah selesai tugas, mereka merasa sepi, sedih hati dan gelisah.
Manusia pada dasarnya hanya ingin menampilkan egonya dan cerderung mengikuti nafsu-nafsu duniawi serta ilah-ilah zaman. Yang dicari dan ditu-ruti hanyalah kepuasan daging. Kebahagiaan semacam itu adalah bentuk-bentuk kebahagiaan yang ditawarkan oleh iblis untuk menyeret manusia kedalam jurang maut yang tidak akan mendapatkan kesempatan untuk be-roleh pengampunan. Kebahagiaan semu itu telah menutupi dan menyelu-bungi mata hati manusia, sehingga manusia sama sekali tidak menemukan jalan untuk menuju kepada kebahagiaan, kesejahteraan dan kedamaian yang kekal. Iblis tidak membiarkan manusia untuk menerima UUMS sebagai ketetapan satu-satunya yang harus dilalui oleh setiap orang yang ingin masuk sorga. Manusia sama sekali tidak mendapatkan sukacita yang se-mestinya ada didalam dirinya sebagai makhluk yang sangat dikasihi Allah, karena membiarkan seluruh pekerjaan iblis memperdaya hidupnya.
Manusia yang seperti ini sama sekali telah buta rohani sehingga dengan
mudah ia masuk kedalam jurang maut yang akan membawanya kepada ke-binasaan abadi, dimana maut dan kerajaan maut telah mengangakan mulut
nya menyambut orang yang buta rohani. Apabila manusia telah mengalami kebutaan rohani dan rohnya itu belum disucikan, maka manusia tersebut tidak akan pernah bisa mengenal Allah yang sesungguhnya, apalagi me-nyembahNya dan roh dan kebenaran.
Bagaimana sikap kita melihat manusia-manusia yang sedang mengalami kebutaan rohnya itu? Adakah mereka itu layak untuk ditolong? Mestikah mata yang selama ini buta dan yang telah ditutupi oleh ilah-ilah zaman dice
likkan? Jawaban untuk itu hanya satu, yaitu : ‘ya’. Mereka harus ditolong,
mereka harus dibebaskan. Mereka harus dilepaskan dari kegelapan dan men
dapatkan hidup yang baru yaitu manusia baru yang senantiasa memandang dan menikmati hadirat Allah serta menjadi anak-anak Allah yang penuh dengan damai sejahtera. Allah ingin agar manusia selalu dipim-pin oleh Roh Kebenaran (Roh Kudus), disebabkan peranan Roh Kudus itu sangat penting dalam kehidupan manusia.
Mereka harus menjadi pewaris kerajaan sorga yang dijanjikan bagi seti-ap orang yang percaya. Inilah yang sangat didambakan Allah karena cinta
Nya dan kasihNya yang begitu dalam kepada setiap insan. Oleh karena cin
ta dan kasih Allah yang begitu dalam itu maka Ia memerintahkan setiap orang yang telah mendapat keselamatan untuk memberitakan berita kele-pasan dan kemerdekaan yang penuh dengan sukacita kepada setiap insan
yang terbelenggu dengan dosa dan yang berada didalam lingkaran janji ke
selamatan yang membingungkan dan meragukan. Hal pemberitaan itu dapat
ditemukan melalui Amanat AgungNya :
“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan babtislah mere-ka dalam nama Bapa dan Anak dan Rohkudus, dan ajarlah mereka melaku-kan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah Aku menyertai kamu sampai kepada akhir zaman”.(Matius 28:19-20).

2. ANUGERAH …………………………………………………………………….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: